July 09, 2013

Titik.

Ku cari kamu dalam diam sambil mengingat kembali sinar matamu yang remang tajam cemerlang.
Wangi tubuhmu berhamburan terlentang di lantai menjadi bayang-bayang kesepianku yang lunglai.  Sejuta pesona yang raib di masa silam telah membawaku berontak kepada kenyataan.
Karena hidup dan cinta telah memasung jiwaku yang lemah dan aku rindu memeluk tubuhmu, menciumi harum rambutmu.
Masih dalam diam.
Aku berputar-putar mencarimu, sedang di atas langit mendung meramu halilintar.
Ingin ku kenang kembali saat pertama kali ku jamah pinggulmu.
Di ujung jalan sepi di mana hanya ada kelelawar dan musang.
Engkau diam sambil kau angkat tanganku yang gemetar ke atas dadamu.
Matamu terpejam dan kita semakin brutal bagai halilintar.
Ohhh, pada apa yang terjadi, rinduku semakin hidup.
Mencintai kamu bagai mencintai samudera bergelora
Mencintai kamu bagai mengingat masa-masa gembira kanak-kanakku nakal, lincah, dan tak perduli. Apapun hasratku perlahan mengenali hasratmu hidupku tak gentar bila ada di sampingmu.
Sambil terus mengingatmu dalam diam ku peluk jiwaku yang rindu.
Kata-kata muncul dari mataku lalu hilang dalam kegelapan aku gemetar,
Di dalam remang-remang aku blingsatan.

handypranowo 2013

No comments:

Post a Comment