Sebagai penyanyi dangdut organ tunggal.
Karier nomor empat.
Nomor satu biaya makan
Nomor dua bayar kontrakkan
Nomor tiga kebutuhan menjadi remang-remang
Sebab keperluan hidup meningkat.
Oleh sebab itu sesekali waktu panggilan bergoyang bisa di lain
tempat
Dengan siapa saja yang penting kebutuhan nomor tiga tercukupi
Yaitu pergi ke salon, beli baju panggung dan alat make up
Tidak semua tetapi memang begitu sebagian ceritanya
Hidup itu adalah pilihan dan sebagai penyanyi organ tunggal tidak
juga rendah
Maka dengan segala letih dan hidup yang kau punya
Bumi terus berputar, Tuhan menjadi saksi meski sedikit kau
khianati.
Sambil lalu ku coba mengerti tentang hidupmu namun teruslah
bergoyang
Jangan kau hiraukan berbagai macam ormas yang selalu ingin
membubarkan panggungmu
Bukankah mereka sama saja?
Dibayar untuk sesuatu yang tak halal
Maling teriak maling itu sih bukan cuma lagunya Fals saja
Dari jaman mbahmu dan mbahku sudah ada
Maka yang terpenting keikhlasan dan mau berjuang tanpa harus
menjilat atau merampok uang rakyat.
Dari waktu ke waktu pun penontonmu tak pernah surut
Meski sering di warnai baku hantam tetapi tenang sebab kamu tahu
mana yang mesti di goyang.
Maka ayo Mawar, Dewi, Indah, perlihatkan dada dan pantatmu
Gemakan suara cengkok dangdutmu
Sebab yang terpenting kebutuhan nomor satu, dua dan tiga terpenuhi
Dan nomor empat serahkan saja pada manajer kamu
atau para juri pencari bakat yang duduk santai di layar televisi.
pranowohandy.
No comments:
Post a Comment