July 09, 2013

Sebelum Kematianmu.

Ku temui kamu saat telanjang dalam kebisuan.
Nafas pemberontakan keluar dari jiwamu yang terluka.
Angin menyusup ke dalam lembah lukamu, mengalirlah darah seperti butir-butir keringat yang jatuh ke tanah.
Wahai perempuan yang dulu ku kenal.
Ada apa gerangan hingga kau terkapar.
Bau arak dalam mulutmu kau muntahkan kepahitan.
Urat-urat nadimu hitam bekas tusukan jarum-jarum yang kau bakar.
Engkau menatapku dalam diam menikam jantungku seketika berhenti berdetak.
Lalu engkau berteriak " pergi bangsat!
Darah terus mengalir aku mundur tiga langkah.
Di sudut kamar ku lihat malaikat turun berwajah duka namun tegas.
Seakan hendak menyapamu dan mengajakmu berterbangan.
Aku gemetar, lalu ku duduk dan berkata
" lupakanlah hidupmu, lupakanlah semua biar lembut terbangmu bersama malaikat itu". 
Selamat jalan perempuan yang ku kenal di persimpangan jalan.

 untuk Rani 1979-1999. handypranowo

No comments:

Post a Comment