Waktu ini telah membekukan aku. Jarak ini pun terasa jauh untuk aku bisa menyentuhmu menciummu serta membelah dadamu yang ranum. Aku tahu kau sembunyikan namaku di situ. Deburan gelombang dan belahan samudera yang terlewati memaksa aku untuk bertahan pada percikan hasrat yang terbendung. Aku di goda oleh sang camar saat berlabuh.. aku harus bertahan. Aku hitung hari demi hari sambil ku lingkari doa di setiap sujudku. Aku menghargaimu. Penantianmu bagai karang yang diam di terjang ombak kuharap kau tegar setegar aku menghadapi gelombang. Senja ini semakin memerah sebentar gelap memendam kesunyian. Hanya angin dan lautan lepas yang terlihat. Aku kembali sendiri sendiri bagai petualang yang hilang.
handypranowo
handypranowo
No comments:
Post a Comment