bila kau ada waktu singgahlah sesekali
nikmati angin dan secangkir teh hangat
serta rokok kecil lintinganku
sebentar saja
sebentar kita duduk dan bicara tentang waktu
yang terus menjalar menempuh akhir hidup
bagai kapal yang berlayar di tengah lautan
gelombang dan bencana silih berganti datang
nikmati angin dan secangkir teh hangat
serta rokok kecil lintinganku
sebentar saja
sebentar kita duduk dan bicara tentang waktu
yang terus menjalar menempuh akhir hidup
bagai kapal yang berlayar di tengah lautan
gelombang dan bencana silih berganti datang
Duduklah bersamaku temani aku dalam kekosongan, barangkali ada juga hal yang ingin kau bicarakan
aku hanya ingin gairah pemberontakan di hati
tak akan pernah padam
meski telah lewat masa-masa lalu
masa-masa yang nakal dan mengejutkan
masa-masa memperkosa dan membunuh
segala impian di hati kita yang lusuh
aku hanya ingin gairah pemberontakan di hati
tak akan pernah padam
meski telah lewat masa-masa lalu
masa-masa yang nakal dan mengejutkan
masa-masa memperkosa dan membunuh
segala impian di hati kita yang lusuh
No comments:
Post a Comment