Kita adalah
biji mata dari sang malam
Yang buta
melangkah dalam kegelapan
Yang selalu di
bidik kesepian
Kita adalah
paru-paru yang berebut udara dalam ruang yang pengap
Yang di
cemarkan oleh keadaan dan kenyataan
Yang selalu di
buru kesedihan
Kita adalah
tangan-tangan yang terbiasa terikat dalam lingkaran kekuasaan
Yang dapat di
politisasi kaum birokrat bila kehabisan akal-akalan
Kita adalah
suara-suara lantang yang terus meneriakan kebosanan
Yang selalu di
jebloskan ke dalam penjara dengan tuduhan-tuduhan makar
Oh aku menghirup
bau udara pengap memabukkan
Aku mencium
bau anyir pengkhianatan
Aku mencium
bau busuk korupsi di tiap-tiap sudut instansi pemerintahan
Di tengah
hiruk pikuk pembangunan yang atas nama kesejahteraan
Aku bilang
tidak ada kesejahteraan
Kesejahteraan
adalah biang kerok dari janji-janji politisi murahan
Yang di
jejalkan kepada telinga-telinga rakyat terlantar
Aku bilang
kemewahan yang sesat sebab hanya untuk mereka saja yang bergelimpangan
kekuasaan
Kekuasaan yang
di putar-putar dalam lingkaran persaudaraan
Kita adalah
biji mata dari sang malam
Yang buta
melangkah dalam kegelapan
Yang selalu di
bidik kesepian
Kita adalah
paru-paru yang berebut udara dalam ruang yang pengap
Yang di
cemarkan oleh keadaan dan kenyataan
Yang selalu di
buru kesedihan
Yang buta melangkah dalam kegelapan
Yang selalu di bidik kesepian
Yang di cemarkan oleh keadaan dan kenyataan
Yang selalu di buru kesedihan
No comments:
Post a Comment