December 10, 2013

Sajak Orang-Orang Terlantar.

Kita adalah biji mata dari sang malam

Yang buta melangkah dalam kegelapan

Yang selalu di bidik kesepian

Kita adalah paru-paru yang berebut udara dalam ruang yang pengap

Yang di cemarkan oleh keadaan dan kenyataan

Yang selalu di buru kesedihan


Kita adalah tangan-tangan yang terbiasa terikat dalam lingkaran kekuasaan

Yang dapat di politisasi kaum birokrat bila kehabisan akal-akalan

Kita adalah suara-suara lantang yang terus meneriakan kebosanan

Yang selalu di jebloskan ke dalam penjara dengan tuduhan-tuduhan makar


Oh aku menghirup bau udara pengap memabukkan

Aku mencium bau anyir pengkhianatan

Aku mencium bau busuk korupsi di tiap-tiap sudut instansi pemerintahan

Di tengah hiruk pikuk pembangunan yang atas nama kesejahteraan


Aku bilang tidak ada kesejahteraan

Kesejahteraan adalah biang kerok dari janji-janji politisi murahan

Yang di jejalkan kepada telinga-telinga rakyat terlantar

Aku bilang kemewahan yang sesat sebab hanya untuk mereka saja yang bergelimpangan kekuasaan

Kekuasaan yang di putar-putar dalam lingkaran persaudaraan


Kita adalah biji mata dari sang malam

Yang buta melangkah dalam kegelapan

Yang selalu di bidik kesepian


Kita adalah paru-paru yang berebut udara dalam ruang yang pengap

Yang di cemarkan oleh keadaan dan kenyataan

Yang selalu di buru kesedihan




No comments:

Post a Comment