May 12, 2012

Puisi WS.rendra

Sajak Pertemuan Mahasiswa

matahari terbit pagi ini
mencium bau kencing orok di kaki langit
melihat kali coklat menjalar ke lautan
dan mendengar dengung di dalam hutan

lalu dia kini dua penggalah tingginya
dan ia menjadi saksi kita berkumpul di sini
memeriksa keadaan

kita bertanya:
kenapa maksud baik tidak selalu berguna
kenapa maksud baik dan maksud baik bisa berlaga
orang berkata:"kami ada maksud baik"
dan kita bertanya:"maksud baik untuk siapa?"

ya,
ada yang jaya, ada yang terhina
ada yang bersenjata,ada yang terluka
ada yang duduk,ada yang di duduki
ada yang berlimpah,ada yang terkuras
dan kita di sini bertanya:
"maksud baik saudara untuk siapa?"
"saudara berdiri di pihak yang mana?"

kenapa maksud baik di lakukan
tetapi makin banyak petani kehilangan tanahnya
tanah-tanah di gunung telah di miliki orang-orang kota
perkebunan yang luas
hanya menguntungkan segolongan kecil saja
alat-alat kemajuan yang di impor
tidak cocok untuk petani yang sempit tanahnya

tentu, kita bertanya:
"lantas maksud baik saudara untuk siapa?"
sekarang matahari semakin tinggi
lalu aku akan bertahta juga di atas puncak kepala
dan di dalam udara yang panas kita juga bertanya
kita ini di didik untuk memihak yang mana?
ilmu-ilmu akan di ajarkan di sini
akan menjadi alat pembebasan
ataukah alat penindasan?

sebentar lagi matahari akan tenggelam
malam akan tiba
cicak-cicak berbunyi di tembok
dan rembulan berlayar
tetapi pertanyaan kita tidak akan mereda
akan hidup di dalam mimpi
akan tumbuh di kebon belakang

dan esok hari matahari akan terbit kembali
sementara hari baru menjelma
pertanyaan-pertanyaan kita menjdai hutan
atau masuk ke sungai
menjadi ombak di samodra

di bawah matahri ini kita bertanya
ada yang menangis, ada yang mendera
ada yang habis,ada yang mengikis
dan maksud baik kita
berdiri di pihak yang mana

Rendra.
Jakarta 1 desember 1977

No comments:

Post a Comment