Terbang melintasi waktu membuka
ruang tanpa jendela.
Merebah tanpa resah membelah
malam yang buta.
Kepak sayapmu menjadi jantung
membantu tarikan nafasku.
Kaki-kakimu yang rapuh
mencengkram nadiku.
Dan
kubiarkan kau reguk sariku.
Terbanglah
Terbanglah
Kupu-kupu di hatiku
Tak pernah kau lelah
Tak pernah terbang ke hasrat lain
Maka biarkan aku menjilati
sayapmu seperti kau menjilati lukaku
Maka izinkan aku mendengarkan
resahmu hingga tuli menyerang telingaku
Tidurlah di hatiku
Di kasur tanpa ranjang namun
cakrawala membentang
Tempat menunggu matahari datang
dan pulang
Tempat mereguk nikmat betina dan jantan
Tumbuhlah
Suburlah
Kupu-kupu di hatiku
pranowohandy
No comments:
Post a Comment